Hanya 1,5 saja

1,5 JAM SAJA

Ternyata cuma 1,5 jam saja kita hidup di dunia ini

Mari kita lihat berdasarkan Al-Qur’an sebagai sumber kebenaran absolut.

1 hari akhirat = 1000 tahun (QS. Al-Hajj:47)

24 jam akhirat = 1000 tahun 
3 jam akhirat = 125 tahun
1,5 jam akhirat = 62,5 tahun

Apabila umur manusia itu rata-rata 60-70 tahun, maka hidup manusia ini jika dilihat dari langit hanyalah 1,5 jam saja. Pantaslah kita selalu diingatkan masalah WAKTU.

Ternyata hanya satu setengah jam saja yang akan menentukan kehidupan abadi kita kelak, hendak di Surga atau Neraka. (QS. Fathir:15, An-Nisa:170)

Cuma satu setengah jam saja cobaan hidup, maka bersabarlah. (QS. Al-Muddaththir:7, At-Thur:48, Az-Zumar:10)

Demikian juga hanya satu setengah jam saja kita harus menahan nafsu dan mengganti dengan sunnah-Nya. (QS. Yusuf:53, Al-Ahzab:38)

“Satu Setengah Jam” sebuah perjuangan yang teramat singkat dan Allah akan mengganti dengan surga Ridha Allah. (QS.At-Tawbah:72, Al-Bayyinah:8, An-Nisa:114)

Maka berjuanglah untuk mencari bekal perjalanan panjang nanti. (QS. Al-Hashr:18, Ash-Shura:20, Ali-Imron:148, Al-Qashas:77)

Allah berfirman: “Kamu tidak tinggal (di bumi) melainkan sebentar saja, kalau kamu sesungguhnya mengetahui.” (QS. Al-Mu’minuun:114)

Hijrah

📆 Rabu, 01 Muharram 1437H / 14 Oktober 2015

📚 MOTIVASI ISLAM

📝 Pemateri: Ustzh DRA. INDRA ASIH

📋 MEMAKNAI HIJRAH DENGAN BER-HIJRAH

🌿🌺🍂🍀🌼🍄🌷🍁🌹 

Sabda Nabi SAW:

🔎“Ilmu yang pertama kali diangkat adalah kekhusu’an” 🔍

(diriwayatkan oleh Thabrani dengan sanad Hasan)

Perjalanan alam semesta dan dunia, berputar terus, berpindah dari satu proses ke proses yang lain.

Berpindah dari satu era ke era yang lain, dengan perbedaan manusia yang menghuninya dan kecenderungan mereka yang tentu saja juga mengalami perubahan sejalan dengan perbedaan kekhasan mereka dari masa ke masa.

Kita adalah penghuni dunia sekarang.
🔹Dunia yang serba  cepat, praktis dan efisien.
🔹Dunia yang menjanjikan dan menyajikan berbagai arena dan fasilitas yang sungguh-sungguh sangat mengasyikkan dan canggih.
🔹Dunia yang dipenuhi dengan perkembangan teknologi yang begitu menawan dan semuanya menantang kita untuk mencoba dan menikmatinya.

Teknologi komunikasi dan transportasi yang memungkinkan kita menggenggam dunia ini hanya dalam hitungan detik, dalam arti  hanya dalam hitungan detik saja, kita sudah bisa ada dan berpindah dari satu tempat ke tempat lain. Dari satu negeri ke negeri lain.

Mencermati hadits di awal tulisan ini, apa yang Nabi saw sabdakan terbukti benar adanya sekarang.

Sedikit demi sedikit tanpa kita menyadarinya seluruh diri kita, seluruh indera kita sudah begitu terbiasa dan menikmati bahkan kecanduan  hiruk-pikuk dan gemerlap suasana dunia modern ini.

Luluh lantak bangunan kekhusu’an pada diri kita.

Habis kandas persediaan energi pembangkit khusu’an kita.

Ketika sholat, kita ibarat “mayat” atau “robot” yang sedang melakukan aktifitas tanpa makna. Kosong.

Kemudian, kita terburu-buru menyelesaikannya dan akhirnya, bersegera kembali pada  berbagai judul dan kesibukan kita.

Di masa seperti ini, sungguh memaknai HIJRAH dengan kembali merebut KEKHUSU’AN kita dalam memaknai hidup dan tugas kehidupan kita yang hakiki yang diembankan oleh Allah swt pada kita, merupakan suatu hal yang sangat penting tapi sulit.

Memaknai HIJRAH berupa 🔹keluar dari alur gemerlap dan kesibukan yang melalaikan dan
🔹kembali masuk pada nuansa keheningan dan kekhusu’an,
untuk menapaki sisa-sisa waktu yang masih Allah karuniakan pada kita.

Hingga hidup kita kembali pada suasana semata-mata hanya untuk mengagungkan dan meninggikan Allah swt.

Tentu saja keheningan dan kekhusu’an secara hakiki.

Bukan keheningan dan kekhusu’an yang membuat kita hanya memojokkan diri kita di tempat-tempat sholat kita.

Tapi hening dan khusu’ di tengah keramaian dan kesibukan kita untuk beramal dan berbuat sebanyak-banyaknya untuk memberikan kebaikan dan manfaat bagi orang-orang di sekitar kita.

🔑 Setidaknya ada beberapa langkah yang bisa kita coba untuk proses hijrah kita tersebut.

🍃1⃣. MEMILIH

Di dalam al Qur’an surat Al Kahfi ayat 29, Allah SWT menuntun kita dan menyerahkan pilihan itu pada kita dengan konsekuensinya.

“Dan katakanlah:
Kebenaran itu datangnya dari Tuhanmu; maka barangsiapa yang ingin (beriman) hendaklah ia beriman, dan barangsiapa yang ingin (kafir) biarlah ia kafir.
Sesungguhnya Kami telah sediakan bagi orang orang zalim itu neraka, yang gejolaknya mengepung mereka.
Dan jika mereka meminta minum, niscaya mereka akan diberi minum dengan air seperti besi yang mendidih yang menghanguskan muka. Itulah minuman yang paling buruk dan tempat istirahat yang paling jelek.”

Mari kita berusaha untuk menentukan pilihan terbaik, pilihan yang paling disukai oleh Allah.

Apakah yang dimaksud dengan pilihan terbaik?

Contoh:
Jika ada seseorang melakukan kesalahan pada kita. Ada beberapa sikap yang bisa kita ambil.

🔹Pilihan pertama: tidak marah. Ini baik.

🔹Pilihan kedua: memaafkan. Ini lebih baik.

🔹Pilihan ketiga: membalas kesalahan seseorang dengan kebaikan. Inilah pilihan terbaik.

🍃2⃣. MENERIMA

Yaitu melapangkan hati kita untuk ikhlas menerima pilihan terbaik yang sudah kita putuskan.

Allah berfirman: “Barangsiapa yang Allah menghendaki akan memberikan kepadanya petunjuk, niscaya Dia melapangkan dadanya untuk (memeluk agama) Islam.

Dan barangsiapa yang dikehendaki Allah kesesatannya, niscaya Allah menjadikan dadanya sesak lagi sempit, seolah-olah ia sedang mendaki langit.

Begitulah Allah menimpakan siksa kepada orang-orang yang tidak beriman.”
(QS. Al An’am : 125)

🍃3⃣. MEMUTUSKAN

Yaitu berarti kita memilih dan melapangkan hati kita bukan hanya pada satu atau dua hal saja, tapi berusaha menerapkannya pada keseluruhan aspek dalam hidup kita.

Di dalam QS. Al An’am ayat 162, Allah swt berfirman:

“Katakanlah: sesungguhnya sembahyangku, ibadatku, hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam.”

🍃4⃣. MENEGUHKAN.

Yaitu memohon agar Allah mengokohkan keputusan jalan hidup kita sesuai dengan firman Allah swt.: 

“Walaupun kamu membelanjakan semua (kekayaan) yang berada di bumi, niscaya kamu tidak dapat mempersatukan hati mereka, akan tetapi Allah telah mempersatukan hati mereka.
Sesungguhnya Dia Maha Gagah lagi Maha Bijaksana.”
(QS. Al Anfal : 63)

🍃5⃣. MENIKMATI

Caranya dengan menjadikan diri kita terus konsisten dengan 4 hal yang sudah kita lakukan sebelumnya.

Jika kita berhasil, maka kita bisa meraih kembali sumber kenikmatan dan kebahagian hidup kita.

“Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan: “Tuhan kami ialah Allah” kemudian mereka meneguhkan pendirian mereka, maka malaikat akan turun kepada mereka dengan mengatakan:

“Janganlah kamu takut dan janganlah merasa sedih; dan gembirakanlah mereka dengan jannah yang telah dijanjikan Allah kepadamu.” (QS. Fushilat:30)

Siapkah Kita Berhijrah?
Siapkah Kita Untuk Berbahagia?

Mari sama-sama kita raih janji Allah swt:

“….dan gembirakanlah mereka dengan jannah yang telah dijanjikan Allah kepadamu.”

Wallahu A’lam.

🌿🌺🍂🍀🌼🍄🌷🍁🌹

🌼Dipersembahkan oleh grup WA – MANIS – MAJELIS IMAN ISLAM 🌼

– Twitter: @GrupMANIS
– Blog: http://www.grupmanis.blogspot.com

Jalan ke Surga

Ini adalah tugas kuliah yang sayang rasanya kalo hanya diketahui sendiri yaitu tentang Jalan ke Surga

Bab I
عن ابي ايوب الانصاري ان رجل قال: يا رسول الله اخبرني بعمل يدخلني الجنه . فقال القوم : ماله ماله؟ فقال رسول ارب ماله فقال النبي : تعبد الله لا تشرك به شيئا, و تقي
Dari Abi Ayub Al Anshori, sesungguhnya ada seorang lelaki berkata : Ya Rosulullah, beritahukan padaku sebuah perbuatan yang bisa menyebabkanku masuk surga?”. Orang-orang pun berkata ”ada apa dengannya. Ada apa dengannya?”. Nabi berkata :” dia menanyakan sesuatu untuk dirinya. Kemudian Nabi berkata “menyembah Allah tidak menyekutukan Allah dengan apapun, dan mendirikan sholat, dan membayar zakat, dan menghubungi kerabat.
Asbabul wurud :
Pada suatu hari nabi Saw dlm perjalanan mengendara unta, ditengah ajalan ia di berhentikan oleh seorang yang datang tiba tiba sambil memegang tali kendali unta Nabi, dia bertanya tentang amalan yang memasukan ke surga sahabatpun seolah tidak membenarkan apa yang dilakukan oleh orang itu namun Nabi menjawab apa yang ditanyakan itu, dan membuat hati para sahabat tenang akan jawabannya.

Keistimewaan hari Jumat

aliff

Alif .. Alhamdulillah its Friday

sebuah status yg menggugah tanya ?

emang ada apa sich di hari Jumat !

Bukan cuma ikhwal girang karena abis Jumat, sabtu alias hari libur bagi sebagian orang. tapi pas ditilik (uhm bahasa apa ya tilik) ternyata hari Jumat itu hari nan Luarbiasa Lhoo

Mari Yuk kita buka satu satu tentang ke utamaan hari Jumat .

1. Hari Jumat adalah satu2nya hari yang di jadikan nama Surat dalam Al Quran yaitu Al Jumuah, Cek Quran ya

2. Pada Hari Jumat adalah hari istimewa dalam sepekan,  hari Jumat dapat diartikan berkumpulnya sesuatu diantaranya dikumpulkannya penciptaan matahari, bulan, bintang, bumi, awan langit yang dikumpulkan dalam satu hari yaitu hari Jumat.

3. Makanya kenapa hari jumat, manusia diseru berkumpul yaitu berjamaah pada hari itu , untuk shalat Jumat .

4. keutamaan bershalawat di hari jumat salahsatunya sebagaimana hadits sbb :

“Perbanyaklah shalawat kepadaku pada setiap Jum’at. Karena shalawat umatku akan diperlihatkan padaku pada setiap Jum’at. Barangsiapa yang banyak bershalawat kepadaku, dialah yang paling dekat denganku pada hari kiamat nanti.” (HR. Baihaqi dalam Sunan Al Kubro. Hadits ini hasan ligoirihi –yaitu hasan dilihat dari jalur lainnya-)

5. mencari waktu mustajab dihari jumat adalah hadits sbb

“Sesungguhnya pada hari Jum’at terdapat suatu jam (waktu) tertentu, tidaklah seorang muslim mendapati waktu tersebut dan berdoa kepada Allah memohon kebaikan, melainkan Allah akan memenuhi permohonannya.” Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam lalu bersabda, “Waktu tersebut hanya sebentar.” (HR. Bukhari no. 6400 dan Muslim no. 852, dengan lafal Muslim) –
diambil dari sini
Nah sekarang jadi tau kan, betapa ALif itu mean alot, indah ya. kalo kita dah tau ilmunya nikmat y.Alhamdulillah
Jumat Mubarak

Apa kabar WP

rasanya lama banget ga cuap cuap disini …. hanya sesekali seliweran … membaca wp wp para teman yang idenya ga pernah kosong untuk nulis 

sementara aku mah .. up and down kadang mo nulis sesuatu malah .. pas di Wp hilang idenya.

beredarnya instagram buat update an lebih beda ada ambil gambar, tulis langsung post  hehe 

tapi lama2 kok IG ku penuh ma para onlineshop yaaaa … harus tahan iman euy 

ok siap deh bercuap2 utk menumpahkan gagasan yang ada  … uhmmmm