Karena tidak ada kata batas dalam kesabaran

Medio Juni 2010,

Syukur kehadirat Allah SWT atas nikmatnya aku dan suami bisa menikmati indahnya pernikahan diumur yang masih sangat muda ..Yup 2 tahun pernikahan kami di tanggal 8 Juni 2010 kemarin .. diantara rentang waktu 2 tahun banyak sudah yang kami lakukan bersama .. kami belajar menjadi pasangan yang baik utk saling melengkapi satu sama lain, saling mencintai, saling mempercayai, saling menghormati – kami sadar bahwa kadang benang benang yang kami rajut tidak selamanya mulus didalamnya ada kusut yg harus kami urai satu persatu atau kami coba pilin lagi ..yaahhhh apapun kejadian yang Allah bentangkan untuk kami , apapun itu semoga dapat membawa hikmah bagi perjalanan pernikahan kami .

Sejak awal pernikahan memang aku dan suami memang tidak ada rencana untuk menunda nunda untuk memiliki momongan, aku dan suami memiliki kesamaan kami menyukai anak anak dan kami ingin memiliki 4 anak , he he he agar rumah lebih ramai tentunya ..dan tak muluk muluk kami merancang cita cita keluarga kami adalah ingin menjadi keluarga Qurani.
Allhamdulillah sebelum aku menikah aku mempersiapkan diri untuk memperbaiki bacaan Quran ku dengan mengikuti LTQ disebuah lembaga Quran di Mampang Jakarta Selatan dan hal itu berlangsung sampai dengan sekarang, hal itu kulakukan agar kelak aku dapat mengajarkan Al quran pada anak anakku kelak .. Ya Robb jadikanlah kami orangtua yang dapat mendidik generasi Qurani … amiin

Hingga 2 Tahun pernikahan kami …. Allah belum mengarunia seorang Janin yang kuat dalam rahimku karena sudah 3 Kali aku mengalami keguguran di 2 Tahun pernikahanku , yang terakhir terjadi dibulan Juni ini.

Aku percaya bahwa Allah tidak akan memberikan ujian di luar batas kemampuan hamba Nya ,saat saat sedih karena keguguran kemarin masih membekas apalagi saat saat sedih itu harus aku jalani sendiri dikarenakan suamiku harus berangkat ke Medan untuk waktu yg cukup lama …

Aku merajut hati ku dengan kepingan kepingan harapan bahwa segalanya akan indah pada saatnya .. pada saat yang tepat.. seperti saat Allah mempertemukan air hujan dan bumi untuk menyuburkan ladang ladang yang kering .
Boleh jadi ini rencana Allah, agar aku lebih dekat pada Nya .. karena kebahagian seutuhnya adalah hanya milik Allah semata .


Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat kecuali bagi orang-orang yang khusyu’, (yaitu) orang-orang yang meyakini bahwa mereka akan menemui Tuhannya dan bahwa mereka akan kembali kepada-Nya”. (Al-Baqarah: 45-46)

Bersabar atas ketetapan Allah, yakin bahwa Allah tidak akan menjerumuskan hamba Nya ..
karena Allah maha dengan maha kemahaanya.

Airmata ini sudah saatnya ku hapus untuk melangkah kedepan bahwa harapan itu masih ada .. ya harapan yang lebih baik , ku coba merenungi setiap kejadian mengandung hikmah yang luar biasa , bahwa sesungguhnya lewat kejadian kejadian yang aku alami baik sesungguhnya itu adalah cara Allah untuk men tarbiyah aku .. agar manusia yang lebih kuat.

Wallahu a’lam bishawab