korupsi korupsi kecil

korupsi kah saya tak kala sebagian waktu kerja kantor saya gunakan utk memfollow up kerjaan luar kantor, ukh?


Demikianlah bunyi sms dari teman aku pagi ini. seorang pria beranak 2 yang baru pindah kekantor baru nya di bilangan kebun jeruk, ini kali ke 4 nya pindah kantor setelah tahun kemarin dy kerja di daerah cakung , ketika ku tanya ” wah jauh jg ya Pak kerjanya di cibubur, Pak ?” karena ku tahu rumahnya ditanggerang namun jawabnya ” ya ga papa deh kan dapat tunjangan kendaraaan jg” katanya tersenyum . tapi itu dolo 2 tahun yang lalu. sejak istrinya melahirkan anak ke 2 nya dengan operasi caesar, ia menyarankan istrinya untuk tdk bekerja di kantor lagi. otomatis biaya hidup istri dan ke 2 anak nya yang masih balita ditanggungnya lah sendiri, kebutuhan hidup dirasa makin tinggi , harga harga naik namun tak sejalan dengan pendapatan yang didapat.

awal tahun 2011 dia memutuskan untuk pindah kantor di daerah kebun jeruk selain posisi jabatan yang lebih menantang,gaji yang naik lumayan, lokasi tempat kerjanya pun yg dinilainya dekat dari rumahnya ditanggerang, jadi ga terlalu macet dan lama dijalan, karena jarak tempuh rumah ke kantor cuma 1 jam dan bisa banyak meluangkan waktu buat ke dua putrinya, cukuplah membuatnya bersyukur atas apa yang dia dapat.

seiring berjalannya waktu biaya hidup dirasa makin tinggi saja, ternyata bertambahnya tingginya pendapatan seseorang, bertambah besar pula pengeluaran yang harus ia keluarkan, selain harus membiaya kebutuhan keluarganya , Ia pun harus menggaji seorang pembantu baru dan baby sister baru belum lagi tagihan kartu kredit yang dia gunakan saat istri nya melahirkan caesar yang jumlahnya cukup besar, namun dambaan ingin memberikan kenyamaan dan kebahagiaan kepada keluarga kecilnya “besarnya pengeluaran tdk dihiraukan” ia pun menurut saja saat sang istri menawarkan paket asuransi untuk kedua buah permata hatinya dan ia pun membeli paket asuransi jiwa untuk ke dua anaknya sedini mungkin karena takut suatu hari nanti terjadi hal hal yang tdk diinginkan pada anak2nya seperti sakit dan diharuskan diopname dirumahsakit kilahnya.
Al hasil Ia pun tertarik untuk menggeluti bisnis sampingan ini sebagai Agent Asuransi Jiwa sebuah Asuransi terkenal diamerika itu . disamping passive income yang menggiurkan demi memberikan kehidupan yang lebih baik bagi keluarganya pikirnya saat itu .

awalnya bisnis sampingan ini sangat menyenangkan, baginya hal ini sangat mudah karena ketrampilannya dlm hal ber cuap cuap alias keahlian dlm hal berkomunikasi bisa memudahkannya me rekrut client baru disamping Ia pun memiliki teman teman kolega dan jaringan teman yang banyak, hingga tak sedikit dari teman temannya yang ikut asuransi yang Ia tawarkan , namun lama kelamaan ia menjadi dilema karena bukan hanya waktu untuk keluarga yg habis terkuras diwaktu weekend utk memfollow up clientnya melainkan dia juga harus menggunakan waktu jam kerjanya di kantor untuk mengfollow up clientnya belum lagi seminar dan pertemuan yang wajib diikutinya.
akibatnya ia harus lembur dikantor untuk menyelesaikan tugas dan deadline kantor yang tak kenal kompromi karena sebagian waktunya dikantor ia digunakan utk kerjaan luarkantornya dan tak jarang ia harus membawa pekerjaannya pulang kerumah … namun ternyata hal itu bukan menyelesaikan pekerjaannya karena sang kecil selalu mencuri waktunya utk diajak bermain dirumah.

Problema kejadian diatas mungkin sudah sering terjadi dikota besar seperti jakarta , Pekerjaan utama dan pekerjaan sampingan yang keduanya pasti sama2 membutuhkan pengobanan ya waktu, pikiran dan tenaga, semua dilakukan atas nama kebahagiaan mengangkat taraf hidup masing2 individu, guna memenuhi kebutuhan hidup primier, sekunder dan tambahan, selama masih ada kehidupan disitulah masih ada biaya hidup 🙂

apapun namanya korupsi, mengambil sesuatu yang bukan haknya tidaklah diperkenankan walaupun niatan kita baik , korupsi adalah bentuk pencurian yang haram hukumnya , namun janganlah karena bentuknya kecil, tidak terlihat, tidak menggangu sekalipun melalaikan kita dari berbuat ihsan , ingatlah perbuatan kecil yang kita lakukan terus menerus akan berubah menjadi bola salju yang akan menenggelamkan diri kita .

sesungguhnya nilai dari suatu pekerjaan yang kita lakukan didunia ini adalah mencari Ridho Allah, Barakah/ diberkahi oleh Allah, karena Barakah adalah kebaikan yang terus bertambah, bukan hanya fisik nya yang bertambah namun hati tentram kala menikmati hasilnya , nilai Barakah melembutkan hati, nilai barakah adalah poin diterimanya ibadah ibadah kita, nilai Barakah adalah diijabahnya doa doa kita .

Barakah, Barakah
semoga Allah memberikan kita kehidupan yang selalu diberkahiNya … amiin


“Aku hadapkan wajahku kepada Tuhan Yang menciptakan langit dan bumi, dengan lurus dan berserah diri sedangkan aku bukan bagian dari orang musyrik. Sesungguhnya shalatku, ibadahku, hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah Tuhan semesta alam.Tiada sekutu baginya dan dengan itulah aku diperintahkan. Dan aku termasuk bagian dari orang-orang muslim”.

Imam Muslim, Ahmad dan Tirmizy dan dishahihkan oleh Ali bin Abi Thalib


*Refleksi
dibawah kolong meja
2011.05.04