Selamat Jalan Sahabat

Rasa baru kemarin dirimu menceritakan tentang keinginan utk umroh lagi, keinginan yang mendalam karena begitu rindunya dirimu pada Ayah yang telah meninggal 2 tahun yang lalu hingga ingin mendoakan Ayah didepan Ka’bah agar doanya mustajab katamu .
“Tunjukkan rasa kerinduaan mu utk mengunjungi Tanah Suci kepada Allah semoga Allah memberangkatkan dirimu dengan Izin Nya karena sesungguhnya Allah memanggil hamba Nya hanya 3 kali , pertama saat panggilan Shalat (Adzan ) mengajak manusia tepat waktu memenuhi panggilan Nya , kedua saat panggilan ke Tanah Suci Haji/Umroh panggilan suci itu sudah ada di lauful mahzub utk orang2 pilihanNya dan ke tiga panggilan terakhir adalah panggilan Allah utk menghadap pada Nya ,kembali Pada Nya yang menciptakan kita ” kataku sambil menutup chat dengan dirinya disebuah media situs pertemanan.

Hingga suatu hari tanggal ke 5 dibulan Mei 2011 sebuah Pesan bebeem mengagetkan kan tentang kepergianmu , aku tersentak kaget seakan tidak percaya namun salah seorang rekan kantormu menceritakan ihwal kejadian yang dirimu alami sebuah kecelakaan motor yang menimpamu diperjalanan menuju Stasiun Kereta Gambir , saat itu tgl 26 April 2011 dirimu hendak ke cirebon , kecelakaan tersebut mengakibatkan dirimu koma selama 2 pekan di RS Pelni karena pendarahan di kepala dan perut , saat itu aku benar2 tak tahu sama sekali padahal saat itu aku sedang di Jakarta dan akhirnya dirimu menghembuskan nafas terakhir pada pukul 8 pagi , 5 Mei 2011.

Dari cerita rekan mu aku tahu selama ini kau sudah berjuang , berjuang sendiri melawan saat saat kritis yang kau alami , namun Allah lebih menyayangimu untuk kembali kepada Nya .. ya Allah memanggilmu bukan panggilan ke 2 untuk umroh ke tanah suci namun panggilan terakhirNya untuk menghadap Nya mempertemukanmu dengan Ayahanda Tercinta sebagai kerinduan yang terbalas, Insya Allah

Sosokmu yang lembut, tidak pernah marah, mampu menghadirkan keceriaan pada orang2 yang ada disekelilingmu, smart dan pintar bergaul, berjiwa penolong dan pantang mengeluh .. Subhanallah terukir semua kebaikan yang kau tinggalkan pada rekan rekan yang selalu menyayangimu .


Wahai jiwa yang tenang

Kembalilah engkau ke pangkuan Tuhan-mu

Wahai jiwa yang tenang
Jiwa yang penuh dengan senyum dan kasih sayang

Jiwa yang memberikan petunjuk kebenaran
Jiwa yang memberikan rasa kedamaian

Jiwa yang tiada rasa gundah
Tiada takut dan tiada khawatir

Jiwa yang penuh dengan kepasrahan
Jiwa yang penuh dengan ketawadluan
Jiwa yang penuh dengan pengharapan

Jiwa yang penuh rasa syukur dengan apa yang telah diberikan
Jiwa yang penuh kesabaran dengan apa yang telah menimpa

Wahai jiwa yang tenang
Tiada Rasa takut dan Tiada Gundah

Wahai jiwa yang tenang
Kembalilah kepada Tuhanmu dgn hati puas lagi diridhai-Nya
Masuklah ke dalam golongan hamba-hamba-Ku
masuklah ke dalam syurga-Ku
Qs Al fajr 89 ayat 27 -30



*Rasa haru masih menyelimuti ketika ku liat foto profil facebooknya .. Fotonya adalah foto ketika ia umroh dengan mengenakan mukena putih berlatar belakang masjidil haram, tiba tiba ku sadari mataku sudah gerimis men genangnya .






Selamat Jalan Devi Gardini, doa kami menyertaimu selalu, mungkin tidak didunia Allah berikan pasangan utkmu tapi smoga Allah memberikan Pasanganmu diSyurga Nya yg kekal dengan kebahagiaan … amiin

Duhai Allah dekap sahabat kami “Devi Gardini” dlm dekapan selalu
bersama hujan dihari rabu mengenang 7 hari kepergian sahabat tercinta.