Kenangan tentang Ibunda Yoyoh Yusroh

Masih terbayang dalam ingatanku pertama kali aku melihat beliau menjadi narasumber dalam acara kajian lintas kantor di sebuah mesjid perkantoran dibilangan Gatot subroto Jakarta. Audiencenya diisi oleh para pekerja kantor yang sengaja menyempatkan diri hadir dimajelis ilmu itu pun nampak antusias dengan materi yang disampaikan.
Beliau begitu sederhana dengan warna jilbab kuning tuanya, wajahnya bersinar terang tanpa polesan make up, beliau adalah ibu dari 13 anak, seorang Anggota DPR dr Fraksi PKS, Guru dengan segudang kegiatan padatnya.

Kalimat yang diucapkan begitu santun, padat , dan berisi bagaimana mempersiapkan generasi Rabbani yang tangguh dimulai dengan mempersholeh diri sang ibu dan menciptakan nuasa islami dari sejak dalam kandungan hingga mendidik anak kelak.
Beliau bercerita betapa marahnya Rasulullah apabila kita tdk memberikan makanan yang baik untuk anak anak kita nanti , makanan yang dibutuhkan utk generasi islam yang kuat dan sehat. bagaimana ia menanamkan pendidikan agama dalam keluarganya yang kuat, Si sulung yang didik untuk menjaga anak yang ke 5 atau Anak ke dua yang diberi tanggungjawab memegang anak ke 7 dan masih banyak lagi, mengenal kan Alquran sedini mungkin menceritakan kisah2 menarik dalam al quran dengan bahasa yang indah yang membuncah semangat anak utk lebih kenal dan cinta dengan Alquran.

Tak jarang aku jg banyak mendengar tentang kesholehanmu yang ku dengar dari temanku yang menemani perjalanan dinas mu ke Jogjakarta, bagaimana kau rela memberikan tas baru untuk diberikan pada seorang anak kecil yang menginginkan tas mu kala anak kecil itu berkata ” kalau ibu sudah tak suka tasnya berikan padaku ya ? ” tanpa memberi jawaban terlebih dahulu kau langsung sibuk mencari plastik kantong hitam belanjaan dan langsung menuangkan isi tas baru itu dalam kantong plastik dan memberikan tas baru itu kepada anak kecil itu . ketika ditanya mengapa kau mau memberikan tas baru yang dipakainya ia berkata ” saya hanya ingin belajar ikhlas memberikan apa yg saya suka , saya takut pahalanya berkurang pabila saya memberikan tas itu pada saat saya sudah tidak suka tas itu , Subhanallah.

Atau cerita lain bagaimana dengan telatennya kau membantu seorang istri diplomat di Turki yang kelelahan membuka sasakan sanggul konde rambut yang selama 3 hari tidak dibuka buka karena mahalnya ongkos salon disana , dengan kesabaran kau membantunya m menyisir helai demi helai hingga akhirnya istri diplomat itu kini menggunakan Jilbab karena tausiyah lembut mu . Subhanallah.

belum lagi peranmu dalam kontribusi untuk pembebasan saudara saudara kita di palestina yang pantang menyerah, Subhanallah.

Sabtu, 21 May 2011 aku mendapat sms tentang berita meninggalnya dirimu dalam suatu kecelakaan mobil setelah menghadiri wisuda putra mu di UGM yogja , Berduyun duyun orang berdatangan untuk bertakziah Subhanallah, terpana aku melihat mereka yang hadir dalam barisan takziah dan shaff shalat jenazah yang didirikan.Mereka hadir dari mana mana dan dengan berbagai cara entah jalan kaki atau naik CRV, mulai dari anak2 balita sampai yang tua renta, miskin, kaya, tua ,muda , perempuan , laki laki ,kami mendoakanmu berharap Allah mengumpulkan kita lagi di Jannah-Nya.

Duhai Allah, kumpulkan kami selalu dalam ketaatan kepada-Mu dan kumpulkanlah kami dalam Jannah- Mu bersama para orang orang yang mencintai dijalan Dakwah ini .

Dan senyum itu menghias wajahmu kala malaikat menghampirimu

Bunda Yoyoh, Begitu Banyak Pelajaran berharga yang kami ambil dari kehidupanmu yang berharga, sumbangsih mu untuk umat dan masyarakat semoga menjadi penambah amal kebaikan timbanganmu.

Selamat Jalan Ustazah, Mujahidah, Bunga Dakwah kami smoga Harummu membuat Syurga rindu untuk disinggahi.

Allahummag’firlaha warhamhaa wa a’fiha wa’fuan’ ha



Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s