Tentang Lab

untuk ke2 kalinya hari ini ke Lab lagi alias Laboratorium utk Cek Darah, kalo kemarin itu sempat ngibrit keluar dari kamar pengambilan darah karena ga berani diambil darahnya padahal dah bayar dikasir dan dah ketemu sama Dokter yg ambil darah ( kusebut dy dokter krn brpakaian putih2 layaknya dokter di Rs) untuk hari ini TIDAK krn semua dihadapi dengan santayyyyy meski ada takutnya sedikit

Persiapan utk test kali ini sedikit berbeda karena utk test Insulin Puasa dan Glukosa Puasa, diharuskan menjalani puasa 10 – 12 jam sebelumnya. jadinya dari jam 8 mlm sdg jam 9 pagi aku cuma minum airputih aja waktu berangkat. ternyata darah yang diambil lumayan banyak 2 tabung berukuran telunjuk orang dewasa dan smua tabung diberi label nama kita tentunya hal ini guna agar tdk terjadi kesalahan pengecekkan darah … wiiiii
Padahal nih pada saat pengambilan darahnya aku ga berani melihat langsung bukan krn takut pingsan or ga tega .. tapi emang ga berani lihat aja

Sengaja milih Prodia lab even harganya lebih mahal dibandingkan beberapa lab yang udah ku survey seperti paramitha utama, makmal ui, paramita dan beberapa lab terkemuka lainnya, aku cuma berpikir ada harga ada kwalitas hehehehe dan sengaja pula utk test hematologi Lengkap, Glukosa puasa dan insulin puasa ke Lab standart aja sedangkan utk Ca 125 aku milih ke Makmal ui besok, wah berarti bakal di ambil darahnya dong hiiiiiii

Perincian harga test di Prodia total Idr 322.000
– Hematologi Idr 68.000
– Glukosa Puasa Idr 22.000
– Insulin Puasa Idr 232.000




Kala Rindu

“kalau dulu anak anak lah yg menunggu kita pulang skrg berganti kitalah yg menunggu mereka pulang kerumah”



Gurat keriput wajah tua seorang ayah menunggu 1 anak gadisnya pulang diujung jalan menjelang magrib, nampak gelisah kepalanya menoleh kepalanya ke kanan dan kiri diantara sibuk deru laju kendaraan di jalan berdebu.

karena letih menunggu dan adzan kumandang magrib mulai membahana, langkahnya tertatih menuju masjid di sebrang jalan, terbayang kenangan tak kala Ia muda dgn anak 3 dan berjaya sibuk kerja dan tugas luar kota hingga waktu utk keluarga hanya waktu yg tersisa, kl anak2 merindukannya menunggu didepan gerbang , berjaga kalau lah ayahanda pulang dari kantor segera.

Selesai Magrib berjamaah dgn gamang Ia pulang kerumahnya menemui istrinya seorang, menannyakan anak2nya apakah sudah ada pulang, sang istri menggeleng sambil tersenyum menyediakan secangkit teh Panas, ajakan makan malam pun ditolaknya krn malam ini ia ingin makan malam dgn sang bungsu, namun hingga jam 8 malam yg ditunggu blm jg tiba, dering telepon rumah berbunyi sang bungsu lembur malam ini ucap istrinya. lagi lagi wajah lelaki keriput itu menunggu, menunggu waktu ,rindu ingin bertemu si bungsu.
sambil bergumam sendiri :

” anak anak kita telah dewasa, Nyai kita yang mengantarkan mereka ke gerbang itu, hingga terasa mereka pergi menjauh …. hmmm kalau dulu anak anak lah yg menunggu kita pulang skrg berganti kitalah yg menunggu mereka pulang kerumah”

Istrinya menjawab dalam hati ” pulanglah nak, kami rindu”

Rumah besar yg sepi, krn Sulungnya setelah menikah menetap di klaten bersama dgn keluarga kecilnya demikian pula dengan anak tengahnya yang mengikuti suaminya hijrah ke pekanbaru , semoga Lebaran tahun ini anak anaknya pulang ke jakarta , semoga … pinta nya .

Rindu seorang Ayah



Selamat Jalan Sahabat

Rasa baru kemarin dirimu menceritakan tentang keinginan utk umroh lagi, keinginan yang mendalam karena begitu rindunya dirimu pada Ayah yang telah meninggal 2 tahun yang lalu hingga ingin mendoakan Ayah didepan Ka’bah agar doanya mustajab katamu .
“Tunjukkan rasa kerinduaan mu utk mengunjungi Tanah Suci kepada Allah semoga Allah memberangkatkan dirimu dengan Izin Nya karena sesungguhnya Allah memanggil hamba Nya hanya 3 kali , pertama saat panggilan Shalat (Adzan ) mengajak manusia tepat waktu memenuhi panggilan Nya , kedua saat panggilan ke Tanah Suci Haji/Umroh panggilan suci itu sudah ada di lauful mahzub utk orang2 pilihanNya dan ke tiga panggilan terakhir adalah panggilan Allah utk menghadap pada Nya ,kembali Pada Nya yang menciptakan kita ” kataku sambil menutup chat dengan dirinya disebuah media situs pertemanan.

Hingga suatu hari tanggal ke 5 dibulan Mei 2011 sebuah Pesan bebeem mengagetkan kan tentang kepergianmu , aku tersentak kaget seakan tidak percaya namun salah seorang rekan kantormu menceritakan ihwal kejadian yang dirimu alami sebuah kecelakaan motor yang menimpamu diperjalanan menuju Stasiun Kereta Gambir , saat itu tgl 26 April 2011 dirimu hendak ke cirebon , kecelakaan tersebut mengakibatkan dirimu koma selama 2 pekan di RS Pelni karena pendarahan di kepala dan perut , saat itu aku benar2 tak tahu sama sekali padahal saat itu aku sedang di Jakarta dan akhirnya dirimu menghembuskan nafas terakhir pada pukul 8 pagi , 5 Mei 2011.

Dari cerita rekan mu aku tahu selama ini kau sudah berjuang , berjuang sendiri melawan saat saat kritis yang kau alami , namun Allah lebih menyayangimu untuk kembali kepada Nya .. ya Allah memanggilmu bukan panggilan ke 2 untuk umroh ke tanah suci namun panggilan terakhirNya untuk menghadap Nya mempertemukanmu dengan Ayahanda Tercinta sebagai kerinduan yang terbalas, Insya Allah

Sosokmu yang lembut, tidak pernah marah, mampu menghadirkan keceriaan pada orang2 yang ada disekelilingmu, smart dan pintar bergaul, berjiwa penolong dan pantang mengeluh .. Subhanallah terukir semua kebaikan yang kau tinggalkan pada rekan rekan yang selalu menyayangimu .


Wahai jiwa yang tenang

Kembalilah engkau ke pangkuan Tuhan-mu

Wahai jiwa yang tenang
Jiwa yang penuh dengan senyum dan kasih sayang

Jiwa yang memberikan petunjuk kebenaran
Jiwa yang memberikan rasa kedamaian

Jiwa yang tiada rasa gundah
Tiada takut dan tiada khawatir

Jiwa yang penuh dengan kepasrahan
Jiwa yang penuh dengan ketawadluan
Jiwa yang penuh dengan pengharapan

Jiwa yang penuh rasa syukur dengan apa yang telah diberikan
Jiwa yang penuh kesabaran dengan apa yang telah menimpa

Wahai jiwa yang tenang
Tiada Rasa takut dan Tiada Gundah

Wahai jiwa yang tenang
Kembalilah kepada Tuhanmu dgn hati puas lagi diridhai-Nya
Masuklah ke dalam golongan hamba-hamba-Ku
masuklah ke dalam syurga-Ku
Qs Al fajr 89 ayat 27 -30



*Rasa haru masih menyelimuti ketika ku liat foto profil facebooknya .. Fotonya adalah foto ketika ia umroh dengan mengenakan mukena putih berlatar belakang masjidil haram, tiba tiba ku sadari mataku sudah gerimis men genangnya .






Selamat Jalan Devi Gardini, doa kami menyertaimu selalu, mungkin tidak didunia Allah berikan pasangan utkmu tapi smoga Allah memberikan Pasanganmu diSyurga Nya yg kekal dengan kebahagiaan … amiin

Duhai Allah dekap sahabat kami “Devi Gardini” dlm dekapan selalu
bersama hujan dihari rabu mengenang 7 hari kepergian sahabat tercinta.

Hematologi & Mendung Es Kelapa Muda

Hari ini ditemenin kangmaz setelah mengkosongkan jadual tentunya, kami bisa tamasya ke Genekolog di JIH atau tepatnya kepanjangan dari Jakarta Islamic Hospital di daerah Jakarta Timur dgn Dokter yang sama di Klinik Al Fauzan yaitu Dr Prita Spog.

Sebenernya pertemuan ku dng Dr Prita sudah berlangsung lama kurang lebih Maret 2010 lalu, wah cukup lama ya? itupun atas rekomendasi teman2ku Bu Nana dan Rita ,tmn jauh di Oman tadinya aku sempat heran kenapa Rita yang tugas nan Jauh di negara Oman itu mau terbang jauh jauh ke indo hanya utk ke Dr Prita mmm hingga akhirnya Rita melahirkan bayi laki2 dgn bantuan Dr Prita di Jakarta, sementara suaminya menunggu di Oman … Rita bilang dy cocok dgn Dr Prita yang telaten dan Sabar menghadapi Problem Kehamilannya .
Oh gitu! kataku sambil manggut2 mendengar Ceritanya.

Maka inilah aku dengan segenap semangat yang aku miliki ditemani Kangmaz berangkat ke JIH cukup mudah mencari JIH dari arah Ranco ke Pasar rebo setelah PAbrik Frisian Flag belok kiri dan Kurang lebih 800M2 dari situ disebelah kiri terpampanglah JIH dng Simbol Bulan Sabit itu , tiba di JIH diJam 8 12 WIb n dapat antrian No 3 itupun setelah sebelumnya Registrasi by phone sehari sebelumNya dpt No Antrian 2.

Hasil Ke JIH hari ini keluar dari JIH aku membawa oleh oleh yaitu 1 Map warna Pink yg hrs ku serahkan ke Laboratorium dan 1 Kantong Obat yang isinya Vitamin E dan Antibiotik , knp ya? hy Vitamin E dan Antibiotik ?? tahun lalu sebenernya aku mmg mdptkan surat cinta ke Dr Prita utk pemeriksaan di Lab Makmal UI namun hal itu urung ku lakukan krn keberangkatan ku ke luarkota tempo hari Hmmpph disamping sebenernya aku takut mengetahui hasil Lab nya nanti karenanya sebelum Pemeriksaan Test Lab itu , makanya aku menuruti saran Kangmaz utk mengkonsumsi Propolis Melilia yg routine diminum sehari 4 kali, selama 7 -9 tetes sekali minum, Dan Alhamdulillah hasil USG hari ini menunjukkan adanya perubahan pada diameter Kista ku yang awalnya berukuran 4 cm saat ini menjadi 3 cm , Subhanallah . dan aku makin Yakin atas Kuasa Allah smoga Kistanya bisa hilang sehingga aku bisa Hamil lagi … cuamangaaatttddd
alhasil begitu pulang dr JIH aku langsung telp2 beberapa Lab dr Pramitra, Prodia, dsb pastinya utk menanyakan harga rangkaian test2 lab yg hrs aku lakukan Diantaranya adalah Hematologi lengkap, Glc Puasa, insulin Puasa dan ca 125 (ovarium) walaupun Chec namun k Lab ini hanya darah namun utk insulin diharuskan puasa 10 – 12 jam sebelum pemeriksaan
dan Hasil Lab ini diminta utk diserahkan max 21- 23 Mei 2011 nanti ke JIH… mmmh disamping itu aku jg diminta utk menurunkan berat badan .. ga banyak sich hanya 3 KG mmmh bisa ga ya turun 3 Kg dalam waktu seminggu githuuu .. intinya harus banyak olahraga dan kurangi karbo, gorengan, berbanyak sayuran dan buah padahal * aku tuh jrg makan tapi kenapa bs obes gini ya 😀 #mikir ya sih sejak nikah badan ku melar hingga bisa naik 10 kg dari berat awal 55 kg , ya sich harus semangat lagi nih sambil terus berdoa Duhai Allah ku KAU maha Tahu bahwa segala sesuatu akan Indah pada saatnya.

Mendung bergelayut memayungi perjalanan ku pulang, Angin bertiup menerbangkan daun 2 kering sepertinya gerimis akan datang , semilirnya menemani ku beranjak menjejeri langkah kangmaz dan Jujur biasanya setelah pulang dari Genekolog or Dr kandungan yg mengetahui Progress ku biasanya aku diselimuti awan kelabu #sedih# sambil kadang meratapi diri “what happen with u my body ? ” apakah aku Zalim pd kepadamu hingga aku harus mengalami ini semua , # Sabar# menjalani ini semua sbagai tahapan naik kelas , sabar tanpa menggerutu menyalahkan diri sendiri apalagi menyalahkan pasangan sepertinya bukan sepantasnya kan. Sabar kita lalu smuanya bersama Kangmaz menyemangati … menuruti anjuran Dokter utk tdk mengkonsumsi makanan tertentu seperti olahan kedelai, hidup yang seimbang, banyak berdoa dan menjauhi diri dari stress serta hal hal negative.semua akan terasa ringan bila dipikul berdua pastinya #optimis#

Pulangnya ada hadiah Es kelapa muda padahal sudah lama sekali ga pernah makan es kecuali es krim , well setidaknya bisa menutup cerita ku hari ini .

untuk mendapatkan hasil yang luarbiasa diperlukan Perjuangan yang luar biasa

Second Tuesday in May 2011
Duhai Allah Jagalah hati hati kami utk slalu mensyukuri nikmatmu”







Kehamilan yang beresiko

Pagi pagi pas gooling kehamilan langsung ketemu ttg article ini mmh ? ttg kehamilan yang beresiko layak buat dibuat di share 🙂 http://jih.co.id article dari Jakarta Islamic Hospital

Kehamilan memang membahagiakan, namun kita perlu juga waspada. Ada beberapa kondisi kehamilan yang masuk dalam klasifikasi Risiko Tinggi. Penyebab sebuah kehamilan digolongkan risiko tinggi bisa berasal dari ibu, janin, atau faktor lain. Tidak semua golongan risiko tinggi itu diketahui dari awal. Bisa saja yang tadinya risiko rendah kemudian dalam perjalanannya berubah menjadi risiko tinggi. Inilah pentingnya melakukan Pemeriksaan Ante Natal (PAN = kontrol kehamilan) yang rutin.

PAN paling minimal yang dianjurkan Kemenkes adalah 4 kali, yakni satu kali di trimester 1, satu kali di trimester 2, dan dua kali di trimester 3. Namun apabila memungkinkan, PAN standar adalah sesuai usia kehamilan, yakni :
– Usia kehamilan 0 – 28 pekan : satu kali dalam satu bulan
– Usia kehamilan 29 – 36 pekan : satu kali dalam 2 pekan
– Usia kehamilan 37 – lahir : satu kali dalam 1 pekan

Bila kehamilan anda tergolong risiko tinggi (lihat daftar di bawah), anda perlu melakukan pemeriksaan antenatal dengan lebih disiplin dan senantiasa mengomunikasikan setiap keluhan kepada dokter. Beberapa jenis kehamilan risiko tinggi mengharuskan anda bersalin dengan bantuan dokter dan dilaksanakan di sarana kesehatan dengan fasilitas operasi/ RS.

Jenis kehamilan risiko tinggi

Faktor IBU :
1. Kehamilan pada usia di atas 35 tahun atau di bawah 18 tahun
2. Kehamilan pertama setelah 3 tahun atau lebih pernikahan
3. Kehamilan kelima atau lebih
4. Kehamilan dengan jarak antara di atas 5 tahun/kurang dari 2 tahun
5. Tinggi badan ibu kurang dari 145 cm dan ibu belum pernah melahirkan
bayi cukup bulan dan berat normal
6. Kehamilan dengan penyakit (Hipertensi, Diabetes, Tiroid, Jantung, Paru,
Ginjal, dan penyakit sistemik lainnya)
7. Kehamilan dengan keadaan tertentu (mioma uteri, kista ovarium)
8. Kehamilan dengan anemia (Hb kurang dari 10,5 gr%)
9. Kehamilan dengan riwayat bedah sesar sebelumnya

Faktor JANIN :
1. Kelainan letak janin (sungsang, lintang, oblique/diagonal, presentasi
muka)
2. Janin besar (taksiran lebih dari 4000 gram)
3. Janin ganda (kembar)
4. Janin dengan PJT (pertumbuhan janin terhambat)
5. Janin kurang bulan (Prematur)
6. Janin dengan cacat bawaan/kelainan kongenital
7. Janin meninggal dalam rahim

LAIN-LAIN
1. Ketuban pecah dini (ketuban pecah dan tidak diikuti dengan
tanda-tanda persalinan)
2. Perdarahan antepartum (sebelum bayi lahir)
3. Plasenta Previa (plasenta menutupi jalan lahir)