Mesjid Biru, Bintang Mualaf

Mungkin Kisah kali ini masih ada hubungannya dengan cerita sebelumnya yaa tentang Kisah Mualaf ( semoga Allah menjaga keislaman mereka dng Cahaya yg tidak pernah redup … aamiiiin ,

Yuppyyyyyyyy berawal dari status seorang teman diFB bulan Desember tgl 28 2011 kemarin ,yang inti menginformasikan adanya pertemuan tokoh mualaf indonesia yang diadakan dimesjid Biru Pondok Indah, Jakarta.

Tadinya sich aku baca status ini sambil lalu n kurang “notice” krn sesudahnya aku baca beberapa email teman2 yang isinya macem2 pemberitahuan info kegiatan kajian ilmu dalam rangka menyambut tahun baru masehi di mesjid seputar Jakarta. ( padahal tahun baru hijriah kemarin aku mabit di Mesjid Sunda kelapa, yaaai ga sempat di tulis ya )

Yes begitu masuk pelataran mesjid disambut karangan bunga papan mmmh ahhhh

Trus hingga siang hari seorang teman telpon mengabariku tentang ajakannya datang ke mesjid Pondok Indah , “lho kok tau sich ?” katanya diujung telepon. akhirnya setelah nunggu suami pulang ngantor ( abis Magrib. Red) kami segera segera meluncur kesana daaannnn ternyata subhanallah ….. ternyata antrian ibu2 yang mo masuk ke lantai dasar mesjid puanjaaangg sekaliii, alhamdulillah ya animo masyarakat tinggi batin ku dalam hati, saking bejubelnya aku sempat diajak ngobrol dgn seorang ibu yang membawa putri kecilnya nya yang sama2 ikut berjubel …hehe senasib pikirku “wah, yang datang byk ya Bu?” tanyanya padaku ( Weks, emang tampang ku mirip ibu2 ya kok dipanggil ibu , teringat timbangan badan yg naik 2 kg hari ini ..hayyah oops hehe ) ” iya” balesku sekenanya. “Padahal saya cuma dpt dari info BB Lho” sambungnya lagi dan mengalirlah obrolan bla bla tentang kajian mualaf kali ini

Dan Wah Subhanallah, kecanggihan teknologi semacam FB, BBm , or social network lainnya jg punya andil dalam penyebaran majelis ini , semoga yang menyebarkan pesan pesan kebaikan menjadi pahala yang mengalir utk yang menyebarkannya … aamiiiin

Ok balik lagi , so sampailah aku kedalam ruangan besar dibawah ruang utama mesjid ini , biasanya ruangan bawah ini digunakan sbg ruang serba guna mesjid, utk acara walimahan, kajian , bedah buku dan lain lain, dan dan karena yg datang byk ga mudah utk mendapatkan tmpat yg strategis , i mean yg deket sama panggung utama agar keliatan dgn para pembicaranya yaitu tokoh2 mualaf indonesia yg akan memberi pencerahan pastinya nya .. dannn setelah muter2 ruangan yg penuh ini , kebetulan ruang ini dibagi 2 sayap kiri utk para kaum adam dan sayap kanan
utk para kaum hawa, kuberharap ada secuil celah utkku disini dan aku yakin aku pasti dapat PEDE hehe iya dong , makanya kenapa dlm Surat Al Mujadalah , Qs 58 ayat 11 kita diminta utk memberi tempat utk orang org dlm majelis

“Wahai orang orang yg beriman ! apabila dikatakan kepadamu,” Berilah kelapangan didalam majelis-majelis” maka lapangkanlah untukmu, Dan apabila dikatakann “berdirilah kamu” maka berdirilah .Niscaya Allah akan mengangkat derajat orang orang yang beriman diantarmu dan orang orang yang diberi ilmu beberapa derajat. Dan Allah maha teliti apa yang kamu kerjakan.

Tuh kan berarti wajib bagi kita utk memberi kelapangan dalam majelis khan !! biarlah mesjid pernuh asalkan mall kosong , mantab juga khan kl mall kosong, tandanya umat muslim makin peduli pada ajakan kebaikan … i wish some day … aamiiiin

kemudian aku mencoba menyusuri sayap kanan pelataran mesjid dimata situ banyak kursi berjejeran menghadap panggung utama, namun kali ini kerapatan jamaah seperti tak bisa digeser saking rapatnya kemudaian kok banyak org berkerumun berdiri ya ? knp ya pikir ku ? setelah aku mendekat ternyata kerumunan para ibu2 itu sedang mengerubuti seorang ustadzah yg sangat familiar ku lihat di majalah2 islami , ooh ternyata ibu2 itu mengerubung sang Ustazah mualaf idolaku “Ustazah Irena handono” hmfttt sempat bilang dlm hati aku harus nih foto sama beliau , namuuuun krn banyaknya jamaah yg dtg ga mungkin jg , pikir ku melihat kanan kiri. aku sempat lihat byk org ingin berpose dgn beliau, sedangkan acaranya nya kan hampir dimulai tepat setelah isya, 10 menit lagi , gmn caranya ya biar dpt sejepret aza … :D

Singkat cerita tiba2lah saat yg ditunggu masing2 mualaf memberikan tausiyah diantaranya adalah . Hj. Irena Handono, H. Insan LS Mokoginta, Ust Syamsul Arifin Nababan, Subhanallah cerita yang dihadirkan menggugahku utk mensyukuri Hidayah Allah atas keislaman ku ini .

Setelah Tausiyah selesai ada acara pemberian tropi muallaf pada ke 3 tokoh pembicara dan yang tidak kalah serunya dan mengharu birunya adalah pengucapan syahadat seorang dari jamaah yang hadir , yang kala itu langsung diberi nama islam yaitu nama muhammad ihsan . diharapkan setelah memeluk islam ia akan menjadi manusia yang berakhlak baik … aamiiin

Dan eiitttsss lupaaaa ini dia bonus Buku Gratisan dari Pertemuan mualaf itu :)

syahadat

Pastinya Muhammad Ihsan ini jadi artis dalam sekejab saja karena pada saat acara pengucapan syahadat ribuaan jamaah termasuk stasiun tv ( mmh lupa stationnya ) mengabadikan moment ini baik melalui kamera ponselnya, bb, camera digital …subhanallah Citizen journalizm

dan pastinya setelah moment ini pun ,ku manfaatkan sebaik2nya kala ribuan orang menyemuti sang mualaf baru itu, aku nekad menerobos panggung sebelah kanan yang kebetulan kosong , tapi usaha kali ini tak berhasil karena kawanan pemburu berita alias wartawan siap mengerubungi ustazah Irena, dan sepertinya Reporter itu sudah siap dgn Corong mix nya … yahhh masa gagal sich pikir ku , namun apa boleh disangka , si Reporter asyik menggulung kabel agar tidak me-nye-rimpet jamaah yang banyak lewat dan ini ku manfaat kan baik baik dan ahaaa disana ku lihat ustazah Irena tanpa pengawalan dan aku menyapanya ,

“apa khabar ibu ? lama tak bertemu” ! sapa ku “terakhir kita bertemu di mesjid Sucofindo pasar minggu”, ah subhanallah dia tersenyum dan pas kebetulan ada yang seorang ukhti yang melintas yg melintas didepan ku , langusng ku tembak “mba tolong fotoin dong, kataku memberikan kamera pocket ku dan …. jepret … ini dia pose ku :D

Rida & Ustz. Irena Handono

Alhamdulillah ternyata jalan kemudahan itu memang didepan mata, dan butuh extra kerja keras utk mendapatkan apa yang kita ingin kan , Yes I made it dan Pastinya bertemu ustazah. Irena Handono is one of the best moment in my life.

Lesson of life : Never Give up to reach your dreams n keep fighting move on move on hehehe

* I think i can still smile even im sleep at night

Wassalam, Terimakasih Ya Rabb

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s