Resah itu bernama keluh

“Manusia .. itulah manusia tempatnya lupa dan alfa ”

Dulu aku selalu menyeringitkan dahi apabila ada kata2 itu diucapkan or dituliskan orang , Pikir ku ” aihh, mau aja jadi tempat tumpahan kesalahan”  namun ternyata benar dan off course benar , manusia itu tempatnya lupa, alfa, jg khilaf ( hehehhe ditambahin) trus manusia itu juga hobby mengeluh apabila kalo merasa ditimpa kesusahan, seperti dalam Quran disebutkan :

Qs Al Maarij ayat 20

“Apabila ia ditimpa kesusahan dia mengeluh

 

Tuh Pas banget kan, Allah SWT sudah menuliskannya di Al Quran itulah karakteristik manusia yang DIA Ciptakan .

#Back to my self

aku mengeluhkan buruknya kacamataku  sepertinya tidak sesuai dengan kemampuannya dulu, apa mungkin harus diganti ?

— ah rasanya malu bila dibandingkan dengan mereka yang tdk bisa melihat dari sejak kecil

aku mengeluh kala letih menyuci dan menyetrika tumpukan cucian selama 2 pekan? dan minta dibelikan mesin cuci ?

— bukannya masih bersyukur karena suamiku sering membantuku disaat jaman sekarang suami2 sudah di care lagi …

aku mengeluhkan buruknya hafalan Quran ku ?

—  mungkin krn terlalu sibuk dan tak bisa memanage waktu

aku sibuk dengan gadget andalan ku

— oh bagaimana dengan amalan andalan ku  ….. 😦

Amalan Andalan … tiba2 kalimat itu seakan menonjok nonjokku diriku, menampar2 semangat ku yang ku rasa mati suri  tertelan sibuknya mengejar yang impian ku , aku terlalu terobsesi utk pencapaian hasil kerja ku , yang baru ku sadar progress nya lamaaa sekali. dan setelah aku evaluasi ternyata i miss something in my self … amalan Andalan

Ku lihat buku evaluasi ku hasil pencapaian 2 semester yang lalu ku dengan nilai gemilang, namun nyata nya 1 semester kesini hasilnya slow down n ga banget ,  just review : 1 semester yang lalu  Hafalan quran ku sudah masuk di pertengahan Juz 27 ,aku sudah hafal Qs Al Waqiah dan Ar Rahman beserta isi2nya… alhamdulillah rasanya Senang sekali , bisa memuluskan Juzz 27  sebelum bulan Ramadhon … tapi ternyata tidak semangat ku luntur ditengah jalan dan baru selesai dibulan Dzulhijah …. (Astagfirullahal adzim )

dan ketika besok ujian per Juzz aku tergugu dengan rangkaian ke dua surat Quran ini  dan ketika ditest suamiku , oh terbata2  lidahku menrangkainya … astagfirullahal adzim

Fenomena hidup dikota besar, sibuk dengan aktivitas yang ada, tergerus zaman, limbung dengan kemacetan jalan yang semakin meradang, adu kepentingan mengalahkan rasa kemanusiaan, merubah rasa melupakan kodrat diri sebagai insan.

dan bila suatu hari Allah bertanya  ” apa yg sudah kau lakukan dengan hidup didunia ?”

apakah masih ada kata yang bisa menjawabnya .

Astagfirullahal adzim

lalu kemana ikrar suci ku sematkan diujung syahadat ku “Hidup ku, Matiku, Ibadahku hanya utk Mu Ya Allah ”

Astagfirullahal adzim

aku malu ya Robb terimalah taubatku ini

 

#Me

no Execuse  and push my self to limit .

 

 

 

 

Iklan