Islamic Parenting

biasa hari ahad biasanya identik dengan istirohat , yup mengistirahatkan badan dan fikiran setelah dapat jatah libur 2 hari dalam sepekan. tapi seperti biasa ahad2 yang lalu  kami melewatikan ahad dgn keluar rumah menghadiri beberapa agenda mppzzzh mulai dari pagi dgn kelas bahasa arab,setelah dzuhur aku ke al azhar menghadiri seminar islamic parenting  dan sorenya ke Jcc ngambil barang  sedangkan suamiku dia menghadiri acara arisan keluarga di Plumpang Tanjung Priuk .. duh maaf ya mas ga bisa nemenin :).   Buat aku datang keseminar yang bertajuk Parenting ini adalah yang pertama, persiapan untuk menjadi ibu gitu lhooo .. persiapan diri ga ada salahnya dong :).  makanya acr dikhusus kan untuk Para orangtua n calon orangtua , tuh ga rugi kan .Seminar Islamic Parenting kali ini bertajuk “Anakku, Jalanku menuju syurga” dibawakan oleh doktor Soesilawati Yasman, seorang ibu dan juga sekaligus seorang staff ahli kementrian sosial Indonesia. dari materi yang disampaikan  adalah perlunya kedekatan emotional antara orangtua dan anak. adakalanya orangtua terlalu mempush keinginan mereka pada anak tanpa melihat suka atau tidak sukanya anak melakukannya.  anak sering kali mendapatkan siraman kata panas dan pedas buah dari kejengkelan orangtua …

wah kalo udah kayak gini mustahil deh muncul rasa kepercayaan anak pd orangtua hingga timbullah perdebatan, anak sering malas belajar, rasa tidak dihargai dan sebagainya sehingga kasus kejahatan yang dilakukan oleh anak2 dibawah umur bisa jadi satu indikasi ketidakbahagiaanya anak dirumah karena perlakukan dari orangtua. Nah kalo udah kayak gini baru sadar deh banyak yang salah selama ini dalam pola mengasuh anak. hihihi

dan ternyata    seorang anak laki laki harus sering mendapatkan ciuman atau belaian lebih dari orangtua hingga sampai dia besar karena :

1. Karena laki2adalah calon pemimpin keluarga, dia harus memiliki kehalusan hati

 2. Agar orangtua tahu apa yang dimakan/minum anak dari mulutnya

3. agar anak memiliki rasa emotional yang tinggi pada ibunya

hayoooo disiapkan  persiapakan diri jadi orangtua yang bijak bagi anak2nya .. mariiii 🙂

Iklan

Menembus Garis Batas

Kisah kali ini berawal dari status seorang teman diFB bulan Desember tgl28 2011 kemarin  yang menginformasikan akan adanya pertemuan tokoh mualaf indonesia yang akan diadakan dimesjid Pondok Indah, Jakarta. tadinya sich aku baca status ini sambil lalu krn sesudahnya aku baca beberapa email teman2 yang isinya pemberitahuan info kajian ilmu di mesjid seputar Jakarta.

hingga siang hari seorang telpon mengabariku tentang ajakannya datang ke mesjid Pondok Indah , “lho kok tau sich ?” katanya diujung telepon.akhirnya setelah nunggu suami pulang  ( abis Magrib. Red) aku segera meluncur kesana  daaannnn ternyata subhanallah ….. ternyata antrian ibu2 yang mo masuk ke lantai dasar mesjid puanjaaangg sekaliii, alhamdulillah ya animo masyarakat tinggi batin ku dalam hati, saking bejubelnya aku sempatkan utk mengobrol dgn seorang ibu yang membawa putri kecilnya nya yang sama2 ikut berjubel …hehe senasib pikirku “wah, yang datang byk ya Bu?” katanya padaku ( Weks, emang tampang ku mirip ibu2 ya kok dipanggil ibu , teringat timbangan badan yg naik 2 kg hari ini ..hayyah oops hehe)  ” iya” balesku sekenanya. “Padahal saya cuma dpt dari info BB Lho sambungnya lagi .

Wah Subhanallah, kecanggihan teknologi semacam FB, BBm , or social network lainnya jg punya andil dalam penyebaran majelis ini , semoga yang menyebarkan pesan pesan kebaikan menjadi pahala yang mengalir utk yang menyebarkannya … aamiiiin

Ok balik lagi , so sampailah aku kedalam ruangan besar  diruang serba guna mesjid, wah karena yg datang byk ga mudah utk mendapatkan tmpat yg strategis , i mean yg deket sama panggung utama agar keliatan dgn para pembicaranya  yaitu tokoh2 mualaf indonesia .. setelah muter2 ruangan , aku mencoba menyusuri sayap kiri masjid, aha ketemu sama mualaf idolaku “ibu irena handono” hmfttt sempat bilang dlm hati aku harus nih foto sama beliau , namuuuun krn banyaknya jamaah yg dtg ga mungkin jg , pikir ku melihat kanan kiri.  aku sempat lihat byk org ingin berpose dgn beliau, sedangkan acaranya nya kan hampir dimulai  tepat setelah isya, 10 menit lagi , gmn caranya ya biar dpt sejepret aza … 😀

Singkat cerita tiba2lah saat yg ditunggu masing2 mualaf  memberikan tausiyah diantaranya adalah . Hj. Irena Handono,  H. Insan LS Mokoginta, Ust Syamsul Arifin Nababan, Subhanallah  cerita yang dihadirkan menggugahku utk mensyukuri Hidayah Allah atas keislaman ku ini .

Setelah Tausiyah  selesai ada acara pemberian tropi muallaf  dan yang tidak kalah serunya adalah ada seorang dari jamaah yang masuk islam yang diberi nama muhammad ihsan .

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Dan ini dia bonus Buku Gratisan dari Pertemuan mualaf itu 🙂

syahadat

Subhanallah barakallah ya akhi ..

Pastinya Muhammad Ihsan ini jadi artis dalam sekejab karena pada saat acara pengucapan syahadat ribuaan jamaah termasuk stasiun tv ( mmh lupa stationnya ) mengabadikan moment ini .

dan pastinya setelah moment ini pun ku manfaatkan sebaik2nya kala ribuan orang menyemuti  sang mualaf baru itu, aku nekad menerobos panggung sebelah kanan yang kebetulan kosong , tapi usaha kali ini tak berhasil karena kawanan pemburu berita alias wartawan siap mengerubungi ust Irena, dan sepertinya Reporter itu sudah siap dgn Corong mix nya … yahhh masa gagal sich pikir ku , namun apa boleh disangka , si Reporter asyik menggulung kabel krn tidak me-nye-rimpet  jamaah dan ini ku manfaat kan baik baik dan  ahaaa disana ku lihat ust. Irena tanpa pengawalan dan aku menyapanya , apa khabar ibu ? lama tak bertemu sapa ku terakhir kita bertemu di mesjid Sucofindo pasar minggu , ah subhanallah dia tersenyum dan pas kebetulan ada yang seorang anak perempuan yg melintas mba tolong fotoin dong, kataku memberikan kamera pocket ku dan ….jepret … ini dia pose ku 😀

Rida & Ustz. Irena Handono

 

 

 

 

 

 

 

Pastinya bertemu ustz. Irena one of the best moment in my life

Wassalam.Jakarta.06 Jan 2012